Membuka Paradigma Tentang Passion, KBDG Lampung adakan Talkshow Desain Grafis
| Foto Bersama All Crew Di Balik Layar Talkshow Desain Grafis |
Bandar Lampung –
Sabtu (08/09/2018) KBDG (Kelompok Belajar Desain Grafis) Lampung sukses
mengadakan Talkshow Desain Grafis dengan tema "Get Your Passion from Your Graphic Design" bertempat di
Inkubitek Lantai 3 Gedung Alfian Husin, IBI Darmajaya dengan mendatangkan 4
pemateri yakni Mariel Botarino (Komikus dan Ilustrator), Ginanjar Rezza Haryono
(Motion Designer), Yusuf Kadhafi (Videographer), dan Andrean Maidya (Comic
Creator). Selain pembekalan untuk calon member angkatan 5, tujuan diadakannya
talkshow desain grafis ini adalah untuk membuka cakrawala kepada khalayak ramai
tentang betapa fundamentalnya sebuah passion
(minat) dalam hidup ini. Passion sendiri adalah sesuatu hal yang akan senang
hati kita lakukan tanpa paksaan. Mengutip pernyataan dari Ridwan Kamil,
“Pekerjaan yang paling mengasyikkan adalah hobi yang dibayar.”
Selain talkshow,
acara ini dimeriahkan pula oleh performance dari SJV Project dan exhibition (pameran desain grafis) karya
peserta talkshow. Acara diawali dengan pembukaan, pengenalan KBDG, sambutan
dari CEO KBDG (Septian Cahyadi) dan Perwakilan Inkubitek IBI Darmajaya (Lila
Rahmawati). Acara talkshow dipandu oleh Riyan Arip sebagai MC dan Beny
Tribiyono sebagai Moderator. Banyak hal yang pemateri sharing ke peserta
talkshow. Diantaranya, awal mula mereka terjun ke dunia digital, jatuh bangun
perjuangannya, hingga bisa tetap tegak berdiri sampai sekarang.
Salah satu
pemateri, Andrean Maidya, bercerita bahwa setelah berbagai pengalaman bekerja
dibidang desainer grafis ia geluti, hingga pada akhirnya ia bertemu dengan
komunitas ruang grafis yang menjadi jembatan hijrahnya untuk lebih dekat pada
Allah. Bahkan karena proses hijrahnya ini, sang komikus di Instagram Muli Komik
ini merubah konsep tokoh utama komiknya, yang awalnya wanita tomboy, menjadi
wanita muslimah berhijrah. “Saya punya followers gak banyak, cuma 9K. Tapi
alangkah sayang sekali kalau hanya digunakan untuk share lucu-lucuan, dan tidak
untuk berdakwah.” Ujarnya.
Dalam sesi tanya
jawab, salah satu pertanyaan dari peserta, yang mungkin menjadi pertanyaan
khalayak umum juga, “Bagaimana cara mengetahui apa yang menjadi passion kita?”
Dalam hal ini Yusuf Khadafi menjawab, “Passion itu kita sendiri yang tahu,
bukan orang lain. Asal dicoba saja dulu, kalau suka dan tertarik, berarti itu
passion kita. Yang terpenting jujur pada diri sendiri, dan mencoba untuk
menggali apa yang kita sukai. Acara ditutup dengan sesi penyerahan merchandise
untuk penanya terbaik, plakat untuk pemateri, reward untuk pemenang kompetisi
KBDG, dan foto bersama.
Comments
Post a Comment